30 Cewek Seksi dan Bahenol Tombo Ngantuk Piala Dunia 2010

30 Cewek Seksi dan Bahenol Tombo Ngantuk Piala Dunia 2010

Figure pornographic products today

Gambar Porno yang sudah di edit menjadi gambar lucu

Kumpulan Cewek - Cewek Super Cantik Sejagat

Heboh ternyata cewek cantik itu harus cantik luar dan dalam berikut gambarnya

Cewek Bertato Makin Garang Dan Hot

Bukan Lelaki saja yang punya tato menarik ternyata cewek juga sangat sangar kalau punya tato

Perbedaan Cewek/Cowok Indonesia Dengan Malaysia

Setiap negara punya keunikan tersendiri. dan begitu juga isi penghuninya.. ada yang ganteng,ada juga yang jelek


Showing posts with label aceh. Show all posts
Showing posts with label aceh. Show all posts

Ketika Sang Panglima Gerakan Aceh Merdeka Jadi Musuh Bersama

Hasil Pleno KIP Aceh telah usai, membuat Rakyat Aceh terkejut seakan-akan tidak percaya apa yang telah terjadi.

 Karena yang terpikirkan Aceh akan berada dalam kemudi Sang Panglima penerus Perjuangan. Namun semua itu seperti jauh panggang dari api.

Sang Panglima diposisikan seakan menjadi momok yg menakutkan bagi bangsa Aceh, menjadi Musuh bersama.



Keberhasilan perjuangan elit GAM pasca MOU Helsynki pun hanya dipandang sebelah mata, Sang Panglima terus dicari-cari kesalahannya dan terus disudutkan hingga dibuat menjadi Panglima yang disegani dan dibenci.

Sehingga disusun sebuah strategi kerjasama elit yang terselubung dan terstruktur untuk menjatuhkan Sang Panglima dimata Masyarakat Aceh.


Kini, pasca Pilkada Aceh Selesai, Banyak orang bergembira riya dengan hasil tersebut, tertawa dan merasa sangat senang sang Panglima telah dipukul mundur dalam Pilkada.


Namun banyak masyarakat yang masih setia dan seideologi dengan Perjuangan belum mampu dan tidak sanggup menerima kenyataan itu, karena bagi mereka berkuasanya Parlok dibawah komando Panglima adalah sebuah kehormatan dan harga diri dari perjuangan yang telah puluhan tahun diperjuangkan.


Penggiringan Opini Publik untuk meninggalkan Parlok (PA) pun sangat disayangkan. Di umurnya yg baru 10 Tahun dituntut untuk mengubah Aceh seperti Singapura. Padahal lebih dari 70 tahun dibawah Parnas (RI) tidak ada perubahan yang signifikan, bahkan bangsa Aceh terus ditipu dan dikhianati.


Hari ini mungkin kita baru sadar, kita baru saja memberi kesempatan dan membiarkan kembali Bangsa Aceh dikuasai Oleh RI dan diperkosa di Tanah Sendiri.


Kini Tidak ada Nilai Khas lagi, membuat Rakyat Aceh seperti Hidup dipedalaman Pulau Jawa.
Namun dalam hal ini, ada banyak hikmah yang perlu kita sadari dan intropeksi bersama.

Di kutip dari FB
Share:

PLENO KIP ACEH: Hasil Rekap Suara Pemilihan Cagub/Cawagub Provinsi Aceh


Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh pada 25 Februari 2017, telah mengesahkan hasil perhitungan suara tingkat Provinsi Aceh. Pengesahan hasil suara gubernur dan wakil gubernur Aceh tersebut sebelumnya sudah mendapat persetujuan para saksi paslon dan Panwaslih Aceh.
Dari hasil rekapitulasi suara pada seluruh kabupaten/kota se-Aceh, suara yang diperoleh para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh sebagai berikut (sesuai nomor urut):
1. Tarmizi A. Karim dan Machsalmina Ali ialah 406.865 suara,
2. Zakaria Saman dan T. Alaidinsyah sebanyak 132.981 suara,
3. Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab ialah 41.908 suara,
4. Zaini Abdullah dan Nasaruddin memperoleh 167.910 suara,
5. Muzakir Manaf dan TA. Khalid memperoleh 766.427 suara,
6. Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sebanyak 898.710 suara.
Dari jumlah tersebut, total suara sah yang didapatkan para calon berjumlah 2.414.801 suara sah. Sedangkan suara tidak sah dalam Pilkada Aceh 2017 berjumlah 109.612 suara.
Sementara pemilih disabilitas yang totalnya 2.409 pemilih, sebanyak 912 penyandang disabilitas menggunakan hak pilihnya.
Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, penyelenggara, dan stakeholder lainnya yang telah mengikuti seluruh tahapan Pilkada Aceh 2017 dengan tertib, sehingga Pilkada berjalan aman dan lancar.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, perhitungan suara gubernur dan wakil gubernur Aceh 2017, hari ini kami nyatakan sah,” ucap Ridwan diteruskan dengan mengetok palu sidang. Hasil perhitungan suara resmi dinyatakan sah pada pukul 18.30 WIB.
Para saksi pasangan calon juga dimintakan pendapatnya. Semua saksi menerima hasil Pilkada Aceh 2017, kecuali saksi dari nomor urut 5, yang telah dari awal meninggalkan rapat pleno.
Anggota Panwaslih Aceh, Tharmizi juga mengatakan menerima hasil pleno yang telah ditetapkan, untuk menentukan gubernur/wakil gubernur Aceh lima tahun ke depan.
Mewakili Kapolda Aceh, Karo Ops Polda Aceh, Kombes Guntur Widodo berharap, pemimpin yang terpilih bisa terus menjaga perdamaian di Aceh dan bisa meningkatkan pembangunan di Aceh dari segala aspek.
Mewakili Pangdam IM, Asintel Kodam IM Hendri Yadi juga berharap perdamaian Aceh bisa terus terjaga agar proses demokrasi bisa terus berjalan baik.
Di Kutip Dari Situs kip AcehProv
Share:

Media Sosial Facebook Kembali Heboh Beredar Gambar Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Dengan Topi Berlogo Palu Arit

Media Sosial Facebook  Kembali Heboh Beredar Gambar  Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Dengan Topi Berlogo Palu Arit Khas Komunis ( PKI )
Acehomegazen-Pasangan calon gubernur Aceh Irwandi Yusuf-Nova Iransyah sudah resmi diusung oleh Partai Demokrat dalam Pilkada Aceh Februari 2017 mendatang. Gabungan koalisi partai Demokrat, PNA, PKB dan PDA.

Di Hebohkan Dengan Gambar Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Berlogo Palu Arit Khas Komunis ( PKI ).Seperti Dalam Akun Halaman Facebok Kiriman ACEH SEPANJANG ABAD
Banyak Nitizen Yang Meragukan Keaslian Foto Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Dan Banyak juga Nitizen yang percaya.

Sepak Terjang Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf  Pasti Masyarakat Aceh Sudah Banyak Yang Tahu Dari Izin Mendirikan Rumah Ibadah Gereja Dan Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh dan banyak Program Pemerintah Yang telah Di terapkan di Bumi serambi Mekkah.

 




Share:

wilayah yang rawan di Aceh berada di utara Aceh,Daerah itu adalah daerah konflik

Acehomegazen-Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah yang berpotensi konflik jelang pelaksanaan pilkada serentak 2017.

“Di Aceh, cukup banyak pasangan calon. Daerah itu adalah daerah konflik, potensi konfliknya pasti besar, kita akan beri pengamanan ekstra di sana (Aceh),” kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Jumat. Pernyataan itu dibenarkan Kapolda Aceh Brigjen Pol Rio Septianda Djambak. “Kalau melihat situasi ke belakang, memang begitu (konflik),” kata Rio.

Namun, lanjut Kapolda Aceh, situasi di Aceh saat ini relatif aman. Kendati demikian, guna memuluskan pelaksanaan Pilkada Aceh pada 15 Februari 2017, pihaknya berencana meminta bantuan tambahan 1.900 anggota polisi.

“Atas persetujuan Bapak Kapolri, kami berencana meminta tambahan kekuatan sebanyak 1.900 personel,” katanya. Pihaknya memperkirakan selambat-lambatnya pada Januari 2017, personel Polri tersebut tiba di Aceh.

Menurutnya, kekuatan tambahan tersebut nantinya akan disebar untuk mengamankan pelaksanaan pilkada serentak di 20 kabupaten/kota di Aceh. Rio pun akan berkoordinasi dengan pihak TNI untuk memastikan keamanan rangkaian pilkada di Aceh.

Rio menjelaskan, wilayah yang rawan di Aceh berada di utara Aceh. “Kita juga minta bantuan kekuatan dari TNI di Kodam Iskandar Muda,” demikian Kapolda Aceh
sumber serambi indonesia
Share:

1.900 Personel BKO Siap Diterjunkan Ke aceh ( KTP Kajeut Nging Lam Dompet Peu Kamate Peu Golom )

Acehomegazen - Kapolda Aceh, Brigjen Pol Rio Septianda Djambak mengatakan, dalam rangka pengamanan pilkada serentak 2017 mendatang,

akan disiapkan sebanyak 1.900 personel tambahan.
"Kita berencana tambah kekuatan, 1.900 personel BKO akan kita turunkan ke Aceh, atas persetujuan Bapak Kapolri,

mungkin Januari sudah berada di Aceh," kata Rio di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2016).

Rio menjelaskan, sebanyak 20 kabupaten dan kota di Aceh menggelar pilkada serentak ditambah dengan pemilihan gubernur.

"Kita berharap Aceh ini aman tentunya. Jadi kita butuh dukungan dari semua sehingga terhindar dari provokasi. Kita pilkada di provinsi dengan 20 kabupaten kota, " jelasnya.

Mantan Wakapolda Aceh ini menambahkan, wilayah yang rawan di Aceh berada di sebelah utara. Oleh karenanya untuk pengamanan pihaknya juga akan meminta bantuan TNI.
"TNI juga kita minta bantuan kekuatan dari TNI di Kodam 1 Iskandar Muda," tukasnya.
Sumber Serambi Indonesia
Share:

Irwandi Yusuf setuju dengan wacana penambahan pasukan BKO Di Aceh

Accehomegazen-BAKAL calon gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menyatakan setuju dengan wacana penambahan pasukan untuk mengamankan jalannya proses Pilkada 2017 di Aceh.

Ia berharap pilkada ke depan akan lebih aman dibanding pilkada tahun 2012. “Ya tambah saja kenapa memangnya? Yang ditambah juga bukan polisi Thailand atau Malaysia. Kita mau pilkada ke depan aman, bukan seperti pilkada tahun 2012 lalu,” ujar Irwandi.

 Dia meminta semua pihak mendukung pilkada damai. Dia pun merasa heran jika ada pihak yang takut dengan penambahan pasukan keamanan. “Penambahan itu kan cuma sementara saja. Lagipula tidak menguras APBA kita. Coba ingat, berapa banyak orang yang dibunuh tahun 2012?” ujar Irwandi seraya menjelaskan situasi mencekam yang terjadi selama Pilkada 2012 lalu.

Mantan juru propaganda GAM ini menambahkan, jika petugas keamanan di Aceh lengah, bukan tak mungkin situasi yang tidak kondusif akan melanda Aceh lagi tahun depan. “Tidak perlu takut dengan penambahan pasukan. Saya rasa kepolisian juga belajar banyak dari pengalaman di pilkada sebelumnya. Kalau lengah, bakal ribut lagi,” kata dia.

Soal jumlah pasukan yang semestinya ditambah, Irwandi menyatakan, Polda Aceh jauh lebih paham, sebab polisi selalu menerima laporan kondisi terbaru dari masing-masing kabupaten/kota. “Berapa jumlahnya itu tergantung polisi, karena mereka yang tahu secara pasti kondisinya. Yang jelas kalau ada keluhan, tentu ada potensi ancaman,” jelas Irwandi.

 Dia menambahkan, hingga saat ini pihaknya tidak menemukan kendala berarti dalam tahapan pilkada ini. “Sejauh ini belum ada masalah serius, walaupun intimidasi itu tetap ada. Saya juga berharap DPRA tingkatkan pengawasan pilkada, agar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan Panwaslih tidak kongkalikong,” kata pria yang menjabat gubernur Aceh periode 2007-2012 ini.
Sumber Serambi Indonesia
Share:

Warga Aceh di Swedia Surati PM Inggris,Sanggah Pernyataan Jokowi

Acehomegazen-Ketua Persatuan Masyarakat Aceh di Örebro, Swedia, Asnawi Ali menyanggah pernyataan Presiden Jokowi di Parlemen Inggris di Windsminster, London dua hari lalu terkait sejarah hubungan dagang antara Indonesia dan Inggris  yang sudah terajut sejak abad ke 16.
Sanggahan bernada protes disampaikan dalam bentuk sebuah surat terbuka yang dilayangkan kepada Perdana Menteri Inggris, David Cameron, Rabu (21/4/2016).
Asnawi Ali dalam surat terbuka kepada David Cameroon mengklarifikasi pernyataan Jokowi terkait penjelasan sejarah yang dipaparkan di depan Parlemen Inggris di Windsminster, London, Selasa (19/4/2016).

Dalam surat terbuka yang dikirim ke redaksi Serambinews.com tersebut, Asnawi Ali menulis, ia menyayangkan pemutarbalikan fakta sejarah oleh Presiden Jokowi yang mengutip cuplikan sejarah bahwa hubungan dagang Indonesia–Inggris telah terjalin sejak akhir abad ke 16.
Menurut Asnawi, tepatnya ketika tahun 1602 John Lancaster tiba di Aceh membawa surat dari Ratu Elizabeth I untuk memulai hubungan dagang.

Asnawi juga menyebutkan bahwa aksi pembohongan publik itu sudah sering terjadi di Indonesia. Ia mencontohkan tentang sejarah Aceh dalam cuplikan Film Cut Nyak Dhien dan pemalsuan sejarah tentang Wali Nanggroë Aceh oleh penguasa lokal. (*)
Berikut surat terbuka Asnawi Ali, Ketua Masyarakat Aceh di di Örebro, Swedia kepada Perdana Menteri Inggris, David Cameron dalam Bahasa Inggris yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia:
Tuan David Cameron
Perdana Menteri Inggris
Kantor Perdana Menteri
London, SW1A 2AA
21 April 2016

Surat Terbuka tentang Penjelasan Sejarah yang Dikutip oleh Presiden Indonesia
Kepada Tuan Cameron,
Saya mengikuti berita perjalanan Presiden Indonesia ke berbagai negara-negara Eropa setiap harinya yang salah satunya ke negara Anda, Inggris. Pada hari Selasa (19/4) lalu, Presiden Indonesia berpidato didepan Parlemen Inggris di Windsminster, London yang salah satunya mengutip cuplikan sejarah bahwa hubungan dagang Indonesia–Inggris telah terjalin sejak akhir abad ke 16.  Tepatnya ketika tahun 1602 John Lancaster  tiba di Aceh membawa surat dari Ratu Elizabeth I  untuk memulai hubungan dagang.

Dalam kesempatan ini saya ingin memberikan klarifikasi karena kutipan tersebut sudah dipublikasi oleh media di Indonesia sebagai rujukan.  Oleh karena itu saya menulis surat ini dengan surat terbuka.  Perlu saya jelaskan bahwa bahwa kutipan pidato Presiden Joko Widodo itu sangat keliru karena mengadopsi nama Aceh sebagai Indonesia. Perlu tuan perdana menteri ketahui bahwa pada tahun 1602 itu nama Indonesia saja belum ada dalam peta dan oleh karena itu Presiden Joko Widodo telah berbohong didepan parlemen Inggris.

Perlu tuan perdana menteri ketahui pula pembohongan publik ini sering terjadi di Indonesia. Saya dapat memberikan bukti hampir sama lainnya seperti sebuah Film Cut Nyak Dhien, kisah seorang pejuang Aceh saat berperang melawan Belanda.  Di salah satu cuplikan film itu dimanipulasikan bahwa Cut Nyak Dhien berjuang untuk Indonesia dengan membawa bendera Indonesia.  Perlu saya klarifikasikan juga bahwa pada zaman itu nama Indonesia belum wujud di zaman Cut Nyak Dhien dan begitu juga bendera Indonesia tidak pernah dilihat oleh pahlawan Aceh itu.
Tuan Cameron,

Masih banyak hal lain yang perlu anda ketahui dengan propaganda bohong Indonesia saat berbicara didepan publik saat kunjungan ke negara-negara uni Eropa ini.  Begitu juga tentu saja masih banyak bukti lain yang bisa saya berikan kepada anda, termasuk berkaitan dengan Aceh yang juga terjadi pembohongan publik disana.  Salah satunya perdamaian di Aceh yang tanpa keadilan, pemalsuan sejarah tentang Wali Nanggroë Aceh oleh penguasa lokal. Dalam dinamika politik Aceh, informasi yang diulang-ulang oleh media meskipun keliru akan menjadi sebuah kebenaran.  Walaupun demikian, dalam agama saya diajarkan bahwa katakanlah yang benar--dengan bukti-walaupun pahit akibatnya.

Pertimbangan menulis surat terbuka ini kepada Anda sebagai upaya informasi penyeimbang ketika media di Indonesia mengutip utuh keterangan Presidennya tentang Aceh dan diwaktu yang sama tidak ada ruang aman untuk memperjuangkan hak azasi dasar seperti penentuan nasib sendiri bagi orang Aceh. 
Asnawi Ali
Ketua Persatuan Masyarakat Aceh di Örebro, Swedia
E-mail: asnawiali@gmail.com
 Sumber Tribun
Share: