Acehomegazen-Enno Farihah yang
merupakan karyawan dari PT Polyta Global Mandiri telah mneinggal dunia
dengan cara yang sangat tragis. Diketahui bahwa Enno Farihah meninggal
dalam kondosi yang sangat mengenaskan dengan gagang cangkul yang berada
di bagian intim Enno Farihah.
Namun kini salah satu dari teman Enno
Farihah semasa dirinya bekerja telah mendapatt wasiat dari Enno Farihah.
Wasiat yang diberikan oleh Enno Farihah adalah mengenai kasur penuh
darah yang menjadi saksi bisu atas kejadian yang mengerika untuk
dikuburkan.
Hal ini telah disampaikan oleh Direktur PT Polyta Global Mandiri yakni
Macita. Diri[nya mengemukakan bahwa salah satu karyawannya ini
diketahuhi memiliki indra keenam. Dengan begitu maka karyawan tersebut
bisa berkomunikasi dengan arwah dari Enno Farihah.
Namun komunikasi dengan Enno Farihah
hanya dilakukan melalui batin. Teman dari Enno Farihah menyampaikan hal
ini melalui direktur tempatnya bekerja. Jika Enno Farihah telah meminta
agar kasur yang penuh darah tersebut segera untuk dikuburkan.
Selain itu arwah dari Enno Farihah juga
menyampaikan agar tiga pelaku pembunuhnya segera dihukum mati. Hasil
komunikasi melalui batin dengan Enno Farihah diungkapkan pada tanggal 27
Mei 2016. Sebenarnya hal tersebut telah disampaikan oleh teman Enno
Farihah sejak tanggal 20 Mei 2016.
Setelah mendengar hal ini maka Macita
langsung menyampaikannya kepada keluarga Enno Farihah. Penyampaiakn itu
mengenai permintaan dari Enno Farihah. Macita juga menanyakan kasur
berdarah akan dikubur di lokasi makam Enno Farihah atau dimana saja.
Copyright : Enno Farihah
Namun pihak keluarga dari Enno Farihah
mengemukakan bahwa hal itu wewenang dari perusahaan. Dengan demikian
maka perusahaan menguburnya di TPU yang berada di Rawabadak, Cengklong,
Teluknaga dan masih dekat dengan TKP.
Untuk penguburan kasur yang menjadi saksi kasus Enno Farihah
diketahui dilakukan pada tanggal 25 Mei 2016. Selain penguburan kasur
karena permintan Enno Farihah maka kasur berdar juga telah menimbulkan
bau tak sedap. Sehingga segera dibersihkan agar bakteri tak menyebar.
Acehomegazen-Kasus kematian karyawati PT Polyta Global Mandiri yakni Enno Farihah
memang membuat publik terhenyak. Perempuan muda berusia 19 tahun itu
tewas di tangan tiga pria usai diperkosa secara sadis. Bagaimana tak
sadis, ketiga pelaku tega menancapkan gagang cangkul ke dalam alat vital
Enno.
Dari penuturan tiga tersangka yakni RAr alias Arif (24), RAI alias Alim
(16) dan IH alias Ilham (24), pembunuhan perempuan asal Serang ini
bermula pada Kamis (12/5) sekitar pukul 23.30 WIB. RAI berjanji untuk
ketemu Enno di kamarnya yang ada di mess khusus perempuan, seperti
dilansir Merdeka.
Sempat berciuman, RAI mengajak Enno untuk berhubungan badan tapi ditolak
korban. Kesal, RAI pun keluar dari gerbang mess khusus perempuan dan
dia berjumpa dengan Arif lalu berkenalan. Tak lama mereka berdua pun
berjumpa dengan IH yang akhirnya terungkap jika Arif dan IH menyukai
Enno meskipun bertepuk sebelah tangan.
Singkat cerita, ketiga pemuda hilang akal ini bermaksud memperkosa Enno
tapi kemudian berubah jadi aksi biadab membunuh gadis malang itu. RAI
lalu mengambil cangkul dan Arif memasukkan cangkul ke alat vital Enno
hingga gagang cangkul itu masuk 90% ke tubuh korban. Puas melakukan
tindakan sadis, mereka bertiga pun kabur. Namun kepolisian Indonesia
sangatlah hebat dan berhasil meringkus ketiga pria sadis ini pada Selasa
(17/5) malam
Akun FB Enoel yang mendadak hidup lagi
Kematian Enno jelas membuat keluarga dan teman-temannya terisak pilu.
Hingga akhirnya sebuah keanehan terjadi yakni akun FB Enno mendadak
aktif. Sehari setelah kematiannya yakni pada Jumat (13/5), akun FB
bernama Enoel itupun memposting status, 'Ya Allah emang benar ya eno
meninggal by...dayat', tulis akun itu.
Terang saja kejadian itu membuat teman-teman Enno kaget. Beberapa
netizens pun mengomentari akun itu sambil penasaran siapakah sosok yang
mengaktifkan akun itu. Anyway apapun itu, semoga saja sosok misterius
ini bertanggung jawab atas akun FB Enno dan untuk Enno, istirahatlah
dengan tenang.