30 Cewek Seksi dan Bahenol Tombo Ngantuk Piala Dunia 2010

30 Cewek Seksi dan Bahenol Tombo Ngantuk Piala Dunia 2010

Figure pornographic products today

Gambar Porno yang sudah di edit menjadi gambar lucu

Kumpulan Cewek - Cewek Super Cantik Sejagat

Heboh ternyata cewek cantik itu harus cantik luar dan dalam berikut gambarnya

Cewek Bertato Makin Garang Dan Hot

Bukan Lelaki saja yang punya tato menarik ternyata cewek juga sangat sangar kalau punya tato

Perbedaan Cewek/Cowok Indonesia Dengan Malaysia

Setiap negara punya keunikan tersendiri. dan begitu juga isi penghuninya.. ada yang ganteng,ada juga yang jelek


Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Balita Kunyahkan Makanan untuk Ibu yang Lumpuh

Seorang bocah yang baru berusia dua tahun di China telah menunjukkan baktinya yang luar biasa pada ibunya yang lumpuh. Bocah ini rela mengunyahkan makanan dan menyuapkan langsung dari mulutnya ke mulut ibunya yang tidak bisa bergerak.

Adalah Gao Qinbao, 2, dari kota Shuyang di provinsi Jangsu, China, yang sangat menyayangi ibunya, Zhang Rongxiang. Menurut harian Yangtze Evening Post yang dikutip Daily Mailawal pekan ini, Zhang lumpuh setelah mengalami koma saat mengandung Gao tiga tahun lalu.

Dokter memvonis Zhang tidak akan bangun lagi setelah mengalami kecelakaan mobil. Kandungannya bertahan selama lima bulan sebelum akhirnya dikeluarkan dengan operasi. Sejak itu, bayi Gao menghabiskan setiap harinya di samping ibunya yang terkapar.

Lalu mukjizat itu terjadi. Zhang sadarkan diri setelah mendengar suara kecil Gao pada Mei tahun ini. Dia selamat dari koma, namun tubuhnya lunglai, lumpuh tidak bisa bergerak.
Mulutnya tidak bisa mengunyah, namun tenggorokannya masih bisa menelan. Menghemat dengan tidak membeli bubur dari rumah sakit, Zhang diberikan makanan biasa. Caranya, makanan itu harus dilumat hingga halus.

Share:

Untuk Selamatkan Ibunya,Balita 3 Tahun Berjalan 1,5 Km Sendirian

Mungkin ini adalah kisah yang tragis, namun juga merupakan kisah yang patriotik. Menyelamatkan seseorang itu bukanlah hal yang mudah, apalagi bila dilakukan oleh seorang anak kecil.
Balita usia 3 tahun yang tak disebutkan namanya, dikabarkan berjalan sepanjang 1,5 km lebih sendirian. Ia pergi menuju ke rumah neneknya. Gadis kecil ini sedang mencari pertolongan ke sana setelah melihat ayahnya sendiri membunuh sang ibu.

Padahal jalanan Florida saat itu sedang ramai oleh orang dan kendaraan. Namun balita ini dengan berani dan berusaha mengingat rute ke rumah neneknya, bergegas mencari bantuan.
Kejadian itu tak selayaknya dilihat oleh si balita kecil ini, namun ia telah melakukan aksi heroik hingga memancing simpati dari Sersan Kristin Thompson yang menangani kasus tersebut. Pasalnya tak mudah bagi seorang anak seusianya untuk menempuh jarak jauh karena melihat kejadian tragis itu dan mencari pertolongan.
Saat balita kecil itu sampai di rumah neneknya, ia hanya bisa mengatakan, "Mommy sakit." Hal tersebut karena gadis kecil ini tak bisa menyadarkan sang ibu. Ia juga tak kuat membawa tubuh ibunya untuk diselamatkan, oleh karena itu gadis kecil ini berlari ke rumah neneknya.
Sayang, nyawa sang ibu tak bisa tertolong. Meski begitu, sang ayah akhirnya mendapat hukuman setimpal dari para penegak hukum. Semua orang salut dengan keberanian gadis kecil yang masih polos itu. Namun mereka turut berduka cita dengan kepergian ibunya.
Well, kita doakan saja semoga gadis kecil ini mendapatkan pengasuhan yang baik pasca ditinggalkan sang ibu.
Share:

Mewujudkan Mimpi Sang Kekasih

Mimpi berkeliling China

Pria ini bernama Ding Yizhou dari Liuzhou, Guangxi, China. Ia berusaha memenuhi impian kekasihnya Lai Min yang menderita lumpuh untuk berkeliling China. Kekasih Ding menderita penyakit serius karena tidak mampu berjalan. Lai sendiri menderita penyakit ataksia cerebellar, suatu kondisi yang mempengaruhi sistem syaraf dan koordinasi otot. Tetapi gadis ini memiliki impian untuk keliling dunia.

Mewujudkan Mimpi Sang Kekasih

Ding memutuskan untuk membuat mimpi sang kekasih menjadi kenyataan. Dia melakukan persiapan untuk perjalanan ini selama dua hari. Latihan berjalan dan berkemah mereka lakukan sebelum memulai perjalanan pada hari Sabtu, 3 Januari 2015.
Ding dan kekasihnya akan mengikuti rute perjalanan yang berbentuk hati pada peta sebagai simbol cinta mereka. Mereka senang sekali menempuh perjalanan ini. Mereka akan berhenti untuk beristirahat di Changsha, Provinsi Hunan dan Wuhan, kemudian lanjut ke Provinsi Hubei sebelum mencapai arah barat Provinsi Sichuan.
Pada saat ini, dengan kemudahan transportasi dan informasi, bepergian telah menjadi hal yang biasa dalam kehidupan kita sehari-hari. Akan tetapi, bagi Ding dan kekasihnya melakukan perjalanan yang jauh sangatlah sulit. Keterbatasan kekasihnya yang tak mampu berjalan menjadi kendala.
Orang yang paling khawatir akan perjalanan ini adalah ibu Ding. Ding berharap ibunya memahami dan memberkati cinta mereka.
"Jika Anda percaya pada hal-hal yang baik, mereka akan datang kepada Anda," kata Lai, dilansir dari China Daily.

Hanya bermodal 1,4 Juta!

Untuk perjalanan ini Ding hanya memiliki anggaran 700 yuan atau sekitar Rp 1,4 juta. Dengan keterbatasan dana, Ding memiliki ide yang kreatif untuk transportasi perjalanan ini.

Ding pun merancang kursi roda yang nyaman bagi kekasihnya untuk perjalanan ini. Anjing kesayangan yang terlatih digunakan untuk menarik kursi roda. Awalnya Ding akan menggunakan dua anjing. Namun salahsatu anjingnya dibawa kabur oleh pencuri beberapa minggu sebelum keberangkatan mereka. Ding pun akhirnya mengayuh sepedanya dengan hati-hati untuk menarik kursi roda yang dinaiki kekasihnya.
" True Love never die. Ini disebut cinta sejati. Tuhan memberkati mereka. Doa saya, mereka menikmati sepanjang perjalanan dan impian mereka menjadi kenyataan. Banyak cinta dari saya". Tulis seorang netizen.
Komentar mendukung juga datang dari seorang wanita bernama Deborah Tiyatiye Eton. Deborah mengatakan, "Air mata mengalir dari mataku. Saya tidak bisa menahan mereka ! Astaga! ! ini luar biasa !! Cinta sejati. Semoga Tuhan menjaga dan melindungi mereka."
Untuk mendapatkan uang tambahan, Ding melakukan usaha potong rambut keliling di sela-sela waktu perjalanannya. Foto Ding dan kekasihnya yang melakukan perjalanan romantis ini di unggah ke Facebook oleh kantor berita lokal China. Banyak yang berkomentar dan terharu pada aksi pasangan ini.


Share:

Sadis,Foto Penyiksaan Anak Di china,persiapan untuk olimpiade

Olahraga adalah bisnis yang serius di Sekolah Shichahai, yang merupakan salah satu dari lebih dari 300 sekolah elit, yang kontroversial, yang didanai pemerintah akademi dikhususkan untuk pelatihan generasi berikutnya dari atlet Cina




































Share:

disiksa dan dilecehkan sejak Februari,pihak sekolah tk internasional sama sekali tidak mengetahui

Jakarta - Seorang siswa taman kanak-kanak bertaraf internasional di kawasan Jakarta Selatan menjadi korban pencabulan berupa sodomi oleh dua petugas kebersihan di sekolah itu. P, ibunda korban, menduga putranya, M, 5 tahun, sudah berkali-kali dicabuli para pelaku.

"Saya mulai mencium gelagat aneh pada anak saya, seperti jadi lebih pendiam, berat badannya turun, dan suka mengigau setiap tidur sejak Februari lalu. Diduga anak saya sudah disiksa dan dilecehkan sejak Februari," ujar P, Senin, 14 April 2014, di Jakarta.

P menduga kejahatan seksual yang menimpa anaknya ini dilakukan para pelaku secara terencana. Buktinya, kata dia, terduga pelaku perempuan bernama Afriska punya peranan menggiring anaknya ke dalam toilet sekolah. Di dalam toilet itu, menurut P, berdasarkan cerita anaknya, Afriska melucuti pakaian M dan melakukan pemukulan. "Barulah pelaku lain yang pria beraksi dengan cara menyodomi atau menyuruh anak saya untuk memegang kelamin pelaku."

Indikasi bahwa putranya telah dicabuli berkali-kali, ujar P, yakni sejak Maret lalu dia melihat putranya dua kali pulang ke rumah memakai pakaian ganti dari sekolah. "Yang pertama dia bilang kehujanan, tapi yang kedua dia ganti seragam di sekolah gara-gara mengompol di dalam kelas."

Setelah ditanya kenapa mengompol, putranya itu mengaku terpaksa menahan kencing akibat takut pergi ke toilet sekolah. "Anak saya diancam akan dipukul para pelaku kalau dia ngomong ke siapa-siapa." Satu hal yang mengherankan P ialah pihak sekolah sama sekali tidak mengetahui kejadian ini. "Kepada kami, sekolah bilang tidak tahu apa-apa dan menyerahkan kasus ini ke polisi."

Padahal, kata dia, di sekolah putranya masuk di kelas yang isinya 10-18 siswa. "Masak setiap dia ke WC gurunya tidak sadar kalau dia lama dan apakah gurunya tidak melihat tanda-tanda keanehan setelah anak saya dilecehkan?" Adapun kamera pengawas sekolah tidak terpasang di sekitar toilet, sehingga aktivitas di sekitar lokasi itu tidak terpantau.

Pengacara korban, Andi M. Asrun, menyatakan para pelaku berkomplot dalam melakukan aksi bejat ini. Sedangkan sejauh yang diketahui hingga kini motif mereka sebatas untuk kepuasan seksual. "Mungkin mereka punya kelainan," ujarnya. Andi juga menduga, selain M, ada murid lain di sekolah itu yang jadi korban. "Saya menduga begitu, karena jumlah orang yang diduga ikut dalam aksi ini diperkirakan hingga lima orang."

Setelah P melaporkan kasus ini ke Kepolisian Daerah Metro Jaya pada 24 Maret 2014, polisi sudah menangkap tiga orang. Terduga pelaku bernama Afriska dibebaskan karena tidak ada bukti kuat yang menyebut bahwa perempuan itu terlibat. Sedangkan dua pelaku pria, Agung dan Awan, sudah mengakui perbuatan mereka, dan ditahan oleh polisi. "Polisi harus mencari keterlibatan orang lain, karena soal penyakit herpes yang menulari M diduga berasal dari pelaku lain."

Afriska, Agung, dan Awan adalah tiga pekerja alih daya. Tugas mereka di sekolah itu adalah melakukan pekerjaan bersih-bersih. Namun, yang mengejutkan, berdasarkan penelusuran Andi, rupanya Awan tidak resmi terdaftar sebagai pegawai. "Awan ini hanya petugas bayangan yang menggantikan Agung kalau tidak kerja. Dia isi absen atas nama Agung."
Share:

Dua Kali Hampir Diaborsi,Orang Tuanya Tetap Memperjuangkan

Dikaruniai anak adalah hal yang sangat membahagiakan bagi setiap orang tua. Namun tatkala mengetahui bahwa ada yang tak beres dengan kandungannya, hal tersebut menjadi dilema bagi mereka.
Chanel Murrish adalah bayi perempuan yang hampir dua kali diaborsi setelah dokter mengatakan bahwa sang ibu tak akan bisa melahirkannya dengan selamat. Pihak dokter mengatakan bahwa bayi perempuan itu kemungkinan besar akan meninggal setelah dilahirkan, sehingga mereka merekomendasikannya untuk diaborsi.


Namun kedua orang tuanya menolak untuk melakukan aborsi, sekalipun mereka diyakinkan sebanyak 2 kali untuk menggugurkannya. Setiap kali sang ibu merasakan tendangan dari dalam perutnya, ia sangat menghayati semangat hidup calon bayinya.
Hari yang dinantikan tiba juga. Saat Chanel dilahirkan, beberapa menit setelahnya ia segera dioperasi untuk menyokong jantungnya. Hal ini karena salah satu sisi jantungnya tidak mau berdenyut.



Ibu dan ayah Chanel tak akan pernah menyesali keputusan untuk mempertahankannya. 7 hari pasca Chanel dioperasi, ia mendapat operasi lanjutan dan keadaannya makin membaik dari hari ke hari. Setiap pertumbuhannya memberi kekuatan dan semangat hidupnya membuat kedua orang tua bahkan tim medis terinspirasi.
Ladies, jangan mematikan harapan yang Anda yakini bila memang layak diperjuangkan. Karena setiap perjuangan Anda akan diganjar dengan hasil yang baik, seperti bagaimana Chanel menunjukkan perjuangan hidupnya setelah kedua orang tuanya berusaha mempertahankannya hingga lahir.
Share:

pasangan Malaysia karena memukul empat anak mereka,Pengadilan Swedia menjatuhkan hukuman penjara

Pasangan Malaysia ini ditahan sejak Desember 2013.
Pengadilan Swedia menjatuhkan hukuman penjara terhadap pasangan Malaysia karena memukul empat anak mereka. Azizul Awalludin, 38, dan istrinya Shalwati Norshal dihukum masing-masing 10 dan 14 bulan penjara karena memukul anak mereka yang berusia antara tujuh sampai 14 tahun dengan tongkat, gantungan baju dan tangan. Swedia adalah negara pertama di dunia yang melarang hukuman fisik terhadap anak pada 1979 dan sejak itu langkah ini diikuti oleh 36 negara lain. "Saya telah berbicara dengan klien saya (Awalludin) dan dia tentu saja sangat kecewa dan menyanggah dakwaan itu," kata kuasa hukum Jonas Tamm kepada kantor berita AFP. Pengadilan menolak klaim kuasa hukum bahwa anak tertua yang melakukan pemukulan yang disebutkan terjadi dalam periode tiga tahun. Pasangan Malaysia itu berada di Swedia dalam tugas untuk Pariwisata Malaysia namun tidak memiliki kekebalan diplomatik. Mereka ditahan di Stockholm sejak Desember 2013 setelah staf di sekolah anak-anak mereka melaporkan kecurigaan kepada dinas sosial. Kasus itu mengejutkan pegiat hak anak di Swedia. Namun di Malaysia, kasus itu menimbulkna kemarahan karena memukul anak bukan kejahatan di negara itu. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyambut anak-anak itu kembali ke Malaysia tanggal 1 Februari lalu dan menawarkan bantuan untuk pasangan suami istri itu.
Share: